30 Agustus 2025
SSD yang tidak terbaca

Sumber: freepik.com

Hai sobat Pojok Kini! Sempatkah kalian hadapi permasalahan di mana SSD yang baru dibeli ataupun telah lama dipakai seketika tidak terbaca di laptop ataupun Komputer? Perihal ini pasti buat panik, paling utama bila di dalamnya terdapat informasi berarti. Tetapi tenang, terdapat sebagian metode yang dapat kalian coba buat menanggulangi permasalahan ini saat sebelum memutuskan buat mengubah SSD dengan yang baru. Ayo, ikuti postingan ini hingga habis!

Pemicu SSD Tidak Terbaca

Saat sebelum mencari pemecahan, berarti buat menguasai dahulu apa yang dapat menimbulkan SSD tidak terbaca. Salah satu pemicu sangat universal merupakan kabel koneksi yang longgar ataupun rusak. Bila SSD memakai koneksi SATA, yakinkan kabel informasi serta power terpasang dengan baik.

Pemicu lain dapat berasal dari permasalahan aplikasi, semacam driver yang belum terinstal, pengaturan BIOS yang salah, ataupun partisi yang belum diformat. Dalam sebagian permasalahan, SSD pula dapat hadapi kehancuran raga, misalnya akibat benturan ataupun konsumsi yang sangat lama.

Mengecek Koneksi SSD

Bila SSD tidak terbaca, langkah awal yang dapat dicoba merupakan mengecek koneksi fisiknya. Bila kalian memakai SSD SATA, coba cabut kabel informasi serta power, kemudian pasang kembali dengan benar. Yakinkan pula memakai kabel yang masih berperan dengan baik.

Buat SSD dengan interface Meter. 2, cek apakah SSD telah terpasang dengan benar di slotnya. Sebagian motherboard mempunyai lebih dari satu slot Meter. 2, jadi coba pindahkan ke slot lain buat membenarkan perkaranya bukan pada koneksi.

Cek di BIOS ataupun UEFI

Bila SSD masih tidak terbaca, coba masuk ke BIOS ataupun UEFI buat memandang apakah fitur mengetahui SSD. Triknya merupakan dengan memencet tombol tertentu dikala booting, umumnya tombol F2, Del, ataupun Esc bergantung dari merk motherboard ataupun laptop yang digunakan.

Bila SSD timbul di BIOS namun tidak ditemukan di Windows, mungkin besar perkaranya terdapat pada sistem pembedahan ataupun partisi SSD. Tetapi, bila SSD tidak timbul sama sekali, dapat jadi terdapat permasalahan dengan koneksi ataupun SSD itu sendiri.

Mengecek SSD di Disk Management

Windows mempunyai fitur bernama Disk Management yang dapat digunakan buat memandang apakah SSD ditemukan oleh sistem. Buat membukanya, tekan tombol Windows+ X, kemudian seleksi” Disk Management”.

Bila SSD timbul namun tidak mempunyai partisi, berarti SSD masih belum diformat. Kalian dapat klik kanan pada SSD tersebut, seleksi” New Sederhana Volume”, kemudian ikuti petunjuknya buat memformat SSD supaya dapat digunakan.

Pembaharuan ataupun Instal Ulang Driver

SSD yang tidak terbaca pula dapat diakibatkan oleh driver yang tidak terinstal ataupun telah usang. Buat mengatasinya, buka Device Manager dengan memencet tombol Windows+ X, kemudian seleksi” Device Manager”.

Di dalamnya, cari bagian” Disk Drives”, kemudian klik kanan pada SSD yang bermasalah serta seleksi” Pembaharuan Driver”. Bila sehabis pembaharuan masih tidak terbaca, coba uninstall driver- nya, kemudian restart pc supaya Windows menginstalnya kembali secara otomatis.

Pakai Perintah Diskpart

Bila SSD masih tidak terbaca sehabis dicek di Disk Management, kalian dapat berupaya memakai perintah” diskpart” di Command Prompt. Triknya, buka Command Prompt selaku administrator, kemudian ketik” diskpart” serta tekan Enter.

Sehabis itu, ketik” list disk” buat memandang catatan penyimpanan yang ditemukan. Bila SSD timbul di mari namun tidak dapat digunakan, coba jalani clean dengan perintah” clean”, kemudian buat partisi baru dengan perintah” create partition primary”.

Menguji SSD di Pc Lain

Bila seluruh metode di atas masih belum sukses, coba pasang SSD ke pc ataupun laptop lain. Perihal ini dapat menolong membenarkan apakah perkaranya terdapat pada SSD ataupun pada fitur yang digunakan.

Bila SSD senantiasa tidak terbaca di fitur lain, mungkin besar SSD hadapi kehancuran hardware. Dalam perihal ini, kalian dapat berupaya mengklaim garansi bila masih berlaku ataupun mengubahnya dengan yang baru.

Kesimpulan

SSD yang tidak terbaca dapat diakibatkan oleh bermacam aspek, mulai dari koneksi yang longgar, permasalahan pada BIOS, driver yang bermasalah, sampai kehancuran raga. Buat mengatasinya, coba cek koneksi, masuk ke BIOS, cek di Disk Management, pembaharuan driver, ataupun pakai perintah diskpart.

Bila seluruh metode telah dicoba namun SSD senantiasa tidak terbaca, mungkin besar terdapat permasalahan hardware. Dalam permasalahan ini, dianjurkan buat menghubungi layanan garansi ataupun mengubah SSD dengan yang baru.

Mudah- mudahan postingan ini dapat menolong kalian menanggulangi permasalahan SSD yang tidak terbaca. Hingga jumpa kembali di postingan menarik yang lain!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *